6 Motif Batik Tulis yang Paling Populer

Batik merupakan warisan budaya asli dari Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. Batik tulis dikerjakan menggunakan alat khusus bernama canting. Canting dibentuk sedemikian rupa untuk bisa menampung lilin batik atau malam. Pada ujungnya dibuat seperti pipa kecil yang akan mengeluarkan malam untuk membuat kerangka motif. Daya tarik dari Batik memang terletak pada motifnya yang beragam. Ada banyak sekali motif batik di Indonesia, namun beberapa diantaranya ada yang paling populer.

6 Motif Batik Tulis yang Paling Populer

  1. Motif Sekar Jagad

Motif batik tulis populer pertama adalah motif Sekar Jagad. Motif ini berasal dari wilayah Solo dan juga Jogja. Arti dari Sekar Jagad sendiri adalah kar yang berarti peta dan jagad yang berarti dunia. Sekar jagad berarti motif yang melambangkan keberagaman yang ada di seluruh dunia. Motif ini terlihat seperti peta dengan variasi warna berbeda pada setiap bagiannya.

  • Motif Parang

Solo memang menjadi salah satu kota sentra batik di Indonesia. Jadi tidak heran jika banyak motif batik yang berasal dari kota ini termasuk motif Parang. Salah satu motif batik yang paling tua ini berasal dari kata Pereng yang berarti lereng. Motif ini digambarkan dengan garis menurun secara diagonal. Susunan motif S yang ada pada motif Parang diambil dari ombak samudera yang memiliki filosofi semangat yang tidak pernah padam.

  • Motif Mega Mendung

Motif yang berasal dari kota Cirebon ini merupakan hasil asimilasi budaya asli Cirebon dengan pemahaman filsafat yang dibawa warga China. Warga China masuk ke Cirebon melalui pelabuhan perdagangan yang ada di Cirebon. Motif Mega Mendung berbentuk seperti awan dengan warna yang menggambarkan mendung. Batik ini didominasi dengan warna putih, biru, serta abu-abu yang menggambarkan awan mendung.

  • Motif Sogan

Motif batik tulis populer selanjutnya adalah motif Sogan. Batik ini termasuk jenis yang klasik sehingga kental dengan unsur tradisional. Warna batik Sogan didominasi dengan warna gelap seperti cokelat dan hitam. Dinamakan Sogan karena pada awal pembuatannya pewarnaan yang dilakukan menggunakan batang kayu pohon Sogan. Jenis batik ini identik dengan keraton Jawa seperti Solo dan Jogja.

  • Motif Kawung

Motif batik Kawung juga berasal dari daerah Jawa Tengah dan Solo. Pola yang digambar pada kain terlihat seperti Kawung yang berupa bulatan-bulatan. Kawung sendiri merupakan sejenis kelapa yang lebih dikenal dengan nama kolang-kaling oleh masyarakat Jawa. Selain itu, motif ini juga diartikan sebagai sebuah bunga teratai dimana ada 4 lembar daun yang merekah. Bunga teratai melambangkan kesucian dan umur panjang.

  • Motif Pring Sedapur

Motif batik tulis populer yang terakhir adalah motif Pring Sedapur. Motif khas Magetan ini berasal dari desa di lereng Gunung Lawu yang identik dengan pohon bambu. Tepatnya yaitu berada di sebuah dusun bernama Papringan, desa Sidomukti. Papringan sendiri dalam bahasa Jawa berarti hutan bambu, sedangkan pring berarti bambu. Pring Sedapur memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu sekumpulan bambu. Filosofi dari motif ini adalah bambu jika disatukan menjadi kuat dan jika diuraikan menjadi tali yang erat. Itulah 6 motif batik tulis yang paling populer hingga sampai ke seluruh dunia. Sebagai warga Indonesia asli kita harus ikut melestarikan warisan budaya Indonesia ini dengan ikut menggunakannya di beberapa acara formal. Hal tersebut juga menjadi salah satu bukti bahwa kita bangga akan warisan budaya Indonesia.

About the author: admin

Related Posts