Kisah Tanah Jawa Antara Mistik dan Mitos

Tanah Jawa yang telah berusia ribuan tahun seolah menjadi saksi bisu bergulirnya peradaban kuno menuju modern. Setiap peradaban meninggalkan jejaknya masing-masing, baik berupa benda fisik maupun kisah dan cerita kehidupan yang disampaikan secara turun-temurun. Tanah Jawa kaya akan kekayaan budaya lisan dalam wujud mitos. Berikut beberapa mitos dan cerita mistik dalam serangkaian kisah Tanah Jawa yang telah dikenal oleh masyarakat luas.

 

Ragam Mistik dan Mitos dalam Kisah Tanah Jawa

 

  1. Mitos Larangan Menikah pada Bulan Sura

Mitos ini dipercayai oleh sebagian orang Jawa terutama yang tinggal di wilayah pesisir Pantai Selatan. Masyarakat meyakini bahwa pada bulan Sura dalam kalender Jawa, Ratu Pantai Selatan sedang mengadakan hajatan di istananya. Oleh karena itu, tidak boleh ada yang menggelar acara perayaan dalam bentuk apapun, termasuk pernikahan.

 

  1. Kisah Mistik Lawang Sewu

Kisah Tanah Jawa yang tidak kalah terkenal adalah unsur mistik Lawang Sewu. Tempat bersejarah satu ini sejatinya adalah museum kereta api paling tua yang ada di Pulau Jawa. Hanya saja, berkat peristiwa sejarah yang mengiringi keberadaan Lawang Sewu, tak urung bermunculan banyak kisah mistik. Lawang Sewu memiliki banyak ruang bawah tanah yang dahulunya menjadi tempat penyiksaan dan pembantai kaum pribumi oleh penjajah.

 

  1. Mitos Bersiul saat Malam Mengundang Makhluk Ghaib

Mitos ini juga sudah terkenal di kalangan masyarakat Jawa. Konon, bersiul ketika senja dan malam hari bisa mendatangkan makhluk gaib ke dalam rumah. Ada pula versi lain yang mengatakan bahwa bukan hanya makhluk gaib, tetapi juga mengundang penjahat dan pencuri untuk menjarah rumah. Benar atau tidaknya tidak bisa dipastikan, tetapi banyak yang percaya mitos ini.

 

  1. Kisah Mistik Gunung Merapi

Kisah Tanah Jawa yang paling terkenal adalah tentang Gunung Merapi. Gunung yang sering mengalami erupsi ini dipercaya sebagai istana kerajaan gaib. Gunung ini pun menjadi singgasana tokoh pewayangan terkenal, Sabdo Palon, yang bertugas menjaga Tanah Jawa. Oleh karena itu, tidak heran jika setiap mengalami erupsi, Gunung Merapi selalu dikaitkan dengan aktivitas makhluk-makhluk gaib yang dipercaya tinggal di sana.

 

Jika dilihat dari sudut pandang antropologi, gunung adalah objek alami yang dipercaya mempunyai kekuatan gaib. Hal ini dikarenakan reliefnya lebih tinggi dari wilayah sekitarnya, sehingga dipercaya lebih dekat dengan langit. Dalam agama Hindu/Buddha pun gunung dipercaya menjadi tempat tinggal dewa-dewa. Maka, tidak heran jika gunung-gunung yang ada di Jawa juga mempunyai cerita mistik yang beragam.

 

  1. Mitos Burung Gagak

Bagi orang-orang yang mempercayai kisah Tanah Jawa kuno, burung gagak adalah burung keramat. Burung ini dipercaya menjadi pertanda akan adanya petaka, baik yang kecil maupun besar. Jika sekawanan burung gagak terbang di suatu tempat secara terus-menerus, dipercaya akan terjadi petaka yang menimpa tempat tersebut. Sehingga harus diadakan ruwatan atau selamatan untuk menolak bala.

 

  1. Kisah Pantai Selatan

Ada berbagai versi kisah Pantai Selatan yang terkenal. Namun semua versi itu tidak dapat dilepaskan dari keberadaan Ratu Pantai Selatan, Nyai Roro Kidul. Ratu ini tinggal di singgasana bawah laut selatan. Dalam momen tertentu masyarakat pesisir pantai selatan mengadakan perayaan yang ditujukan untuk menghormati Ratu ini. Konon, Nyai Roro Kidul ini  mempunyai keterkaitan dengan sejarah Kerajaan Mataram yang pernah berkuasa di wilayah Jawa.

 

Itulah beberapa mitos dan mistik kisah Tanah Jawa yang paling terkenal. Terlepas dari nilai kebenarannya, kisah-kisah tersebut telah dipercayai oleh sebagian orang secara turun-temurun. Jika dilihat dari sisi antropologi, kisah-kisah tersebut adalah bentuk kekayaan sastra lisan yang perlu dilestarikan karena mengandung kearifan dan kebudayaan lokal.

About the author: admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *