Sejarah Jawa dari Berbagai Pendapat Ahli

Pulau Jawa merupakan salah satu dari 5 pulau besar di Indonesia. Dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia, Jawa menjadi pulau dengan jumlah penduduk terpadat pertama. Pulau Jawa juga tak bisa dilepaskan dari perkembangan budaya dan perekonomian di Indonesia. Hal ini karena berbagai sumber perekonomian kebanyakan besar beroperasi di Indonesia. Namun di balik semua itu, Pulau Jawa juga tak bisa dilepaskan dari sejarahnya. Berbagai kerajaan besar yang pernah berkuasa di masa lalu bahkan juga berperan besar dalam menyatukan nusantara. Berikut ini adalah rangkuman sejarah Jawa yang tidak bisa dilepaskan dari perkembangan masyarakat Jawa bahkan Indonesia.

Mengenal Sejarah Jawa dari Berbagai Aspek

Old Java Map

Membicarakan tentang sejarah Jawa , ada banyak pendapat yang dikemukakan oleh para ahli sejarah. Pendapat tersebut juga berasal dari sumber penelitian yang berbeda-beda pula. Ada yang bersumber dari peninggalan tertulis hingga penelitian secara arkeologis. Seperti beberapa pendapat tentang asal-usul dan sejarah tanah Jawa berikut.

  • Sejarah Jawa berdasarkan Babad Tanah Jawa

Jika mempelajari sejarah Jawa , setiap orang pasti pernah mendengar tentang babad tanah Jawa. Babad tanah Jawa ini merupakan sumber sejarah tanah Jawa yang banyak menjadi referensi sekaligus diragukan. Terlepas dari semua itu, menurut babad Tanah Jawa, masyarakat di Pulau Jawa ini berasal dari sebuah kerajaan bernama Kerajaan Kling.

Berawal dari perselisihan yang terjadi di dalam kerajaan, sang pangeran akhirnya memutuskan untuk berkelana meninggalkan kerajaan bersama para pengikutnya. Saat itulah sang pangeran kerajaan Kling menemukan daratan pulau tak berpenghuni. Kemudian bersama dengan pengikutnya, sang pangeran dan para pengikutnya saling bekerja sama membangun pulau tersebut.

  • Asal-Usul Masyarakat Jawa Berdasarkan Pendapat Arkeolog

Sejarah masyarakat Jawa juga pernah ditelusuri oleh para ahli berdasarkan penemuan arkeologi. Eugene Dubois, seorang ahli anatomi Belanda menemukan fosil Homo Erctus yang dipercaya merupakan nenek moyang masyarakat Jawa. Hal ini juga didukung dengan penelitian para arkeolog. Berdasarkan penelitian tersebut dikatakan bahwa masyarakat Jawa berasal dari penduduk pribumi sendiri. Dibuktikan dengan ditemukannya fosil manusia purba Homo Erctus dan Pithecanthropus Erectus yang merupakan nenek moyang suku Jawa.

  • Kerajaan di Jawa

sejarah Jawa juga tidak bisa dilepaskan dari peran kerajaan-kerajaan yang pernah berjaya. Mulai dari kerajaan Hindu-Budha hingga kerajaan Islam. Beberapa kerajaan besar yang pernah berjaya di Jawa seperti Kerajaan Majapahit, Kerajaan Mataram Kuno, Kerajaan Mataram Islam dan Kerajaan Demak adalah beberapa kerajaan besar yang sempat berjaya. Dari kerajaan-kerajaan itu jugalah tercipta berbagai kebudayaan asli yang dikenal hingga kini. Bahkan peninggalan kerajaan tersebut masih bisa ditemukan hingga saat ini sebagai bukti bahwa kerajaan-kerajaan tersebut pernah berjaya.

Setelah masa kerajaan mulai redup dan pemerintah kolonial mulai masuk ke Indonesia, Pulau Jawa juga masih menjadi daya tarik utama. Tanahnya yang subur dan pelabuhan yang ramai membuat penjajah menjadikan Pulau Jawa sebagai salah satu pusat pemerintahannya. Hal ini juga masih bisa dilihat dari peninggalan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh di beberapa daerah di Pulau Jawa. Pulau Jawa yang menyimpan berbagai potensi ini tidak hanya sekarang menjadi daya tarik. Bahkan sejak jaman dahulu pun Jawa sudah memiliki daya tariknya sendiri. Hal tersebut bisa dilihat dari sejarah Jawa yang sedikit dijelaskan di atas. Berbagai pendapat yang dikemukakan tentang asal usul Pulau Jawa tidak hanya menjelaskan bagaimana sejarah masyarakat namun juga membuktikan daya tarik Pulau Jawa sejak dulu.

About the author: admin

Related Posts